Pages

Jumat, 28 Januari 2011

Rabu, 26 Januari 2011


Istilah street dance baru muncul di Indonesia mungkin sekitar awal atau pertengahan 1990an, setelah masuknya hip hop ke Indonesia. Saya katakan mungkin karena saya belum menemukan referensi tentang kapan tepatnya istilah ini digunakan di Indonesia, tapi saya bisa memastikan kalau setidaknya street dance ini bersimbiosis dengan budaya hip hop di Indonesia. Hal ini cukup terlihat dari aliran street dance yang berkembang di Indonesia pertama kali, seperti bboying, yang memang mengambil akar dari budaya hip hop. Walaupun ada juga aliran popping yang berakar dari musik funk, tetapi hip-hop kemudian banyak menyerap aliran ini untuk diasimilasikan di dalamnya. Hal ini pulalah yang kemudian menimbulkan anggapan bahwa street dance = bboying di Indonesia, walaupun mungkin masih ada perdebatan mengenai penggunaan istilah ini secara tepat, baik, dan benar.

Traditional jazz dance, having existed since the late 19th century, is perhaps one of the oldest street dances of urban America. It can be argued that worldwide, there are older dances that evolved in a urban environment or alongside urban culture (even though the term was rarely used), nonetheless, performance dances such as ballet were the most popular in urban spaces prior to jazz (note that ballet is not a street dance and is usually performed on stage). Street dance is often considered as urban folk dance. Since many concepts of urbanization have existed for a long time back in history, the point of which folk dance is to be considered a more historical street dance is often broad and unknown. Hence, street dance and folk dance are distinguished by when the terms were introduced for, the term 'street dance' as a compound noun has been believed to have existed since the beginning of the early 20th century, whereby Afro-American vernacular dance was becoming the most popular in the western world.
The hip-hop dance styles b-boying, popping, and locking are some of the most popular street dance styles in Western and African American culture. Thus, those forms of hip-hop dance are the most prominently practiced street dances. These street dance styles are so common that commercialized versions have been professionally developed and choreographed for dance routines in pop, hip-hop, electronic, and R&B music videos.
Another example of a street dance is house dance. House dance, which is prominently danced to house, disco, or techno music, evolved out of Chicago clubs but grew and developed in the clubs of New York. Due to the modern mainstream popularity of clubs, street and fad dances tend to evolve more often in nightclubs rather than outdoor spaces. However, they may be practiced in outdoor spaces. Many club and rave dances are also street dances. The majority of rave dances, like club dances, are street dance styles since rave culture is prominently an underground movement. Rave culture, like hip hop culture, is vastly diverse and there are many different music genres each of which have individually prominent vernacular dance styles. Amongst the electronic dance community, street dances in the form of club and rave dances are mainly revolved around a consistent rhythm and flow. Hip-hop dance styles like popping, tutting, roboting and liquiding, due to their futuristic-cum-psychedelic theme and/or movements, have been widely adopted amongst the electronic dance community. From out of the electronic dance community, street dances like Tecktonik (an example of a club dance) and Jumpstyle (an example of a rave dance) have emerged. Unlike many hip-hop dances, club and rave dances are usually heralded more 'fun' than 'competitive', although most street dances start like so before being adopted for competition or any other purpose since nobody legally owns them. Generally dances like the Shuffle are not applied as a dance for battling, rather for dancing in the crowd at a rave party. This distinguishes rave dance from partner and competitive street dance forms. However, many people do perform rave dances as expressively competitive dance.
Punk dance (also known as the thrash dance, or simply thrashing) is a form of street dance that is performed impromptu in large crowds. While the punk dance is considered a fad dance, its origins also make it a street dance. The dance originated amongst the punk rock community and was made popular by the band, Sex Pistols. The dance styles are most popular amongst hardcore styled music concerts or raves, as well as busy nightclubs. The most modern form of punk dance is hardcore dancing.
Adaptions to these street dances are today practiced at both dance studios and other spaces, i.e. studio hip-hop dance is the commercial version of hip-hop dance. Dance studios often dub the commercial adaptions as street dance, regardless to the fact they aren't 'absolutely' by true definition. Some schools use street dance as a form of physical education.[5] Another example is the Cha Cha Slide, Electric Slide and Cupid Shuffle, which are street dance influenced line dances. While line dances may be considered street, vernacular, or folk dances, they usually require professional instruction (for choreography) and integrate moves derived from studio dance styles. Copyright issues have also appeared in the past, whereby a professional choreographer had tried to declare that they invented a street dance when they hadn't (such dance styles evolve between several people socially within a group; a group that listens to same music or shares the same traditions, for example). One notable case of false copyright claims was when Ric Silver claimed that breakdancing and roboting were of their own invention[citation needed]. Theoretically, breakdancing was influenced by the northern soul dance (perhaps also a street dance due to its unknown origin) and influenced by the interest of James Brown's music by Afro-Americans and Puerto Ricans in the Bronx during the early-to-mid 70s.



Hm... hari ini aku sedikit share buat kalian... kenapa banyak sekali sebuah komunitas Street Style kebanyakan personilnya, ikut tapi cuma ikut nongkrong saja... atau ikut saat manggung saja... kenapa kuk bisa yah... apa salah pengertianku ini?? pasti ada di antara kalian yang mempunyai team salah satu dari gaya jalanan... karena kenapa?? karena memang anak-anak seperti itu hanya cuma ingin di katain hebat oleh teman-teman mereka..... dan kalau mereka di tanya kenapa gak bisa padahal kamu pasti ikut latihan.. pasti mereka jawab aku gak bisa takut inilah-itulah... tapi dalam hati mereka pasti udah minder dulu.. karena sudah ada yang lebih hebat/bisa dari mereka....padahal itu salah besar untuk kalian jika kaya gitu.. mestinya kalian lebih bersemangat untuk lebih bisa karena ada saingan yang berat untuk kalian.. jadikanlah musuh kamu sebagai pedoman untuk jadi lebih baik... bukan malah minder terus kalian sudah gak mau belajar....

Aku yakin pasti ada salah satu teman kalian kaya begitu di Crew kalian, atau mungkin malah kalian sendiri??
okey hari ini aku mau tulis.. sedikit tips untuk kalian agar cepet bisa belajar Break Dance, Street Graffiti, Nge-Rap, Human Beatbox dan lain-lain....

  1. Carilah ide/waktu untuk kalian belajar yang enak buat kalian.. yah intinya seperti kalian mau belajar buat ujian besok.. pagi-pagi buka buku, sediain kopi, roti/cemilan, dengerin musik.. waduh pasti enak banget...hus!!! hhehhee...... yah pokoknya intinya seperti itu... carilah waktu, tempat dan ide apa saja yang mungkin bikin kalian enjoy dalam latihan..
  2. Jangan pernah berfikiran kamu ikut sebuah komunitas jalanan hanya untuk di pamerin, karena kalau sampai kaya begitu... kalian tutup saja Blog saya dan saya saranin kalian tidak usah ikut saja, karena aku males sama orang yang kaya begitu...oeky guys...
  3. Jadikanlah temen kamu yang pintar sendiri di Crew kamu jadi contoh buat kamu...atau jadikanlah semangat buat kamu untuk bisa melebihi dia...
  4. Tanyalah pada temen kamu yang pintar disitu jangan malu/minder... karena tidak mungkin kalau mereka menolak untuk mengajari kalian.
  5. Jadikanlah Hoby kamu itu bukan pekerjaan yang harus kalian selesaikan tapi inti Hoby itu sendiri... seperti kalian suka banget menggambar... terus kalian kerja di tempat sablon, kalian sebagai disigner... pasti kalian nikmatikan pekerjaan itu?? karena kalian suka dan senang dengan pekerjaan itu... berapa lamapun tidak akan terasa jika kalian bekerja di tempat itu tahu-tahu jam udah waktunya pulang kerja..
  6. Semangat dan percaya diri yang besar untuk kalian pasti bisa untuk mendapatkan yang kalian inginkan itulah yang paling penting...
  7. Dan terakhir..Jangan anggap seni jalanan adalah ajang popularitas kalian.. karena Dunia jalanan bukanlah tempat untuk jadi terkenal.. tapi untuk kita bisa di ingat oleh masyarakat.. sebagai hantu jalanan...kalaupun kalian terkenal karena dunia jalanan karena kalian pasti telah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa jadi orang hebat di dunia jalananan...sampai kalian bisa mewakili Kota kalian atau malah Negri ini ke kompetisi Tingkat dunia... dan aku yakin siapapun itu kalau ikut komunitas-komunitas jalanan hanya untuk bisa terkenal... mereka pasti hanya sesaat ikut komunitas itu.. karena mereka minder dan malu.. tidak bisa melakukanya padahal dia anak komunitas itu... iyakan??
okey mungkin itu saja yang mungkin kalian harus lakukan agar cepet bisa melakukan apa yang kalian inginkan... dan ingat suatu usaha itu tidak instant.. semua itu butuh waktu... tapi kalau kalian lakukan dengan senang dan enjoy... aku yakin pasti kalian tidak merasakan usaha berat yang kalian lakukan untuk belajar semua itu.. aku yakin itu guys.....
rqrqrrrrr

Rabu, 19 Januari 2011

 
Powered by Blogger